
Naiknya asam lambung sering dikaitkan dengan penyakit mag. Padahal, ada banyak penyebab asam lambung naik yang perlu diwaspadai. Kondisi ini umumnya ditandai dengan perut terasa kembung dan panas, sering bersendawa, gangguan pencernaan (seperti diare, sembelit, mual, dan muntah), nafsu makan berkurang, rasa tidak nyaman saat makan, serta tubuh terasa lemas dan mudah terserang penyakit.
Meski identik dengan nama penyakit, asam lambung termasuk bagian dari tubuh manusia. Asam lambung berada dalam tubuh untuk mengerjakan fungsinya, sama seperti organ dan jaringan tubuh lainnya. Tanpa ada asam lambung, sistem metabolisme tubuh tidak akan berjalan optimal. Ketidakseimbangan asam lambung bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Kondisi inilah yang dikenal dengan penyakit asam lambung. Lantas, apa saja penyebab naiknya asam lambung?
Usia
Semakin bertambah usia, semakin tinggi risiko naiknya asam lambung. Ini karena sistem tubuh tidak bisa lagi memproduksi kadar asam dengan seimbang.
Makanan dan Minuman
Beberapa makanan yang bisa memicu naiknya asam lambung adalah makanan yang digoreng dan daging tinggi lemak. Sedangkan, minuman yang bisa memicu naiknya asam lambung adalah minuman bersoda, alkohol, kafein, dan susu tinggi lemak. Selain makanan, waktu makan yang tidak teratur juga bisa menjadi penyebab naiknya asam lambung karena jarak waktu kerja sistem pencernaan yang terlalu jauh.
Kebiasaan Merokok
Merokok juga bisa mengganggu fungsi LES, meningkatkan sekresi asam, serta mengurangi produksi air ludah yang bisa menetralkan efek asam di mulut.
Stres
Beberapa ahli menyebutkan, stres akan merangsang area tertentu pada otak sehingga bisa meningkatkan sensitifitas terhadap nyeri, termasuk nyeri ulu hati. Itu mengapa saat seseorang sedang stres, ia akan lebih sensitif terhadap rasa nyeri, meskipun asam lambung tidak begitu meningkat. Penyebab lainnya adalah, stres bisa menurunkan kadar hormon prostaglandin. Padahal, hormon tersebut berperan untuk melindungi lapisan lambung dari asam lambung.
(alodokter.com)

