
Di hari libur atau ketika cuaca terasa dingin, Sahabat Sehat mungkin jadi merasa malas mandi. Kadang, orang yang sedang sakit juga terpaksa tidak mandi berhari-hari. Banyak yang bilang tidak mandi itu jorok dan berbahaya bagi kesehatan. Namun, seberapa besar pengaruh mandi terhadap kesehatan manusia? Memangnya apa yang akan terjadi kalau seseorang tidak mandi berhari-hari? Para ahli pun akhirnya buka suara soal pengaruh tidak mandi terhadap kesehatan seseorang. Ini dia penjelasan lengkapnya.
Apa sih, gunanya mandi?
Sejak kecil, Sahabat Sehat pasti sudah diwanti-wanti oleh orangtua agar mandi dua kali sehari, pada pagi dan sore hari. Dalam masyarakat, mandi memang dianggap sebagai keharusan. Banyak orang percaya bahwa mandi bisa membersihkan tubuh dari kuman, bakteri, debu, keringat, dan minyak yang menempel di kulit seharian.
Selain membersihkan diri, mandi ternyata punya banyak manfaat terselubung. Sejumlah penelitian membuktikan mandi bisa membantu membuat Anda lebih rileks, tidur lebih nyenyak, dan menjaga agar pikiran tetap segar di pagi hari.
Tapi apa yang terjadi kalau tidak mandi berhari-hari
Jika
Sahabat Sehat nekat mencoba tidak mandi berhari-hari, inilah yang mungkin
terjadi pada tubuh Sahabat Sehat
Penumpukan bakteri dan jamur
Pada kulit manusia, terdapat sekitar 1.000 jenis bakteri dan 80 jenis jamur. Hal ini alami dan tak perlu dikhawatirkan. Akan tetapi, jika Sahabat Sehat tidak mandi berhari-hari, jumlah bakteri dan jamur di kulit bisa melonjak naik dan semakin menyebar ke seluruh bagian tubuh Sahabat Sehat. Pasalnya, air dan sabun mandi bisa membantu mengendalikan bakteri jahat di kulit. Tanpa air dan sabun mandi, bakteri jahat yang menyebar bisa masuk ke tubuh lewat hidung, mulut, atau mata. Hal ini berisiko menyebabkan berbagai jenis penyakit dan infeksi.
Bau badan
Jangan meremehkan peringatan orangtua bahwa tidak mandi bisa membuat tubuh beraroma tidak sedap. Pasalnya, bakteri yang menumpuk terlalu banyak di kulit akan memproduksi semacam gas ketika bakteri-bakteri tersebut memakan protein dan asam lemak dari tubuh Sahabat Sehat. Gas tersebut yang menyebabkan bau badan.
Selain karena bakteri, keringat yang menempel pada permukaan kulit selama berhari-hari juga bisa membuat tubuh Sahabat Sehat berbau tak sedap. Dengan mandi, Sahabat Sehat akan membersihkan segala bakteri dan keringat penyebab bau badan yang terjebak di kulit.
Iritasi dan masalah kulit
Meskipun tidak begitu tampak, lubang pori-pori di permukaan kulit Sahabat Sehat adalah sarang yang nyaman bagi kuman, bakteri jahat, debu, minyak, dan kotoran. Menurut dr. Holly L. Phillips, seorang dokter penyakit dalam dari New York, pori-pori yang tersumbat bisa menyebabkan berbagai masalah kulit. Sahabat Sehat jadi rentan mengalami iritasi, eksim, serta infeksi bakteri dan jamur.

