
Mencuci tangan sering dianggap sebagai kegiatan sepele, tapi mempunyai banyak manfaat. Salah satunya mencegah penularan penyakit infeksi. Berbagai jenis kuman dan bakteri dapat tersalurkan melalui tangan. Tanpa disadari kuman yang ada di tangan akan ikut bersama makanan ketika makan. Disinilah awal dari sumber berbagai penyakit, oleh karena itu penting untuk mencuci tangan dengan menggunakan sabun agar terbebas dari kuman penyakit.
Mencuci tangan dengan sabun dapat menjaga makanan tetap bersih dan mencegah penyakit yang berhubungan dengan makanan. Lebih dari 70 persen kasus diare di dunia berhubungan dengan kebersihan makanan. Mencuci tangan dengan sabun diperkirakan dapat mengurangi diare sebesar 27 hingga 48 persen. Mencuci tangan juga dapat mengurangi hilangnya nutrisi pada makanan dan mengurangi risiko stunting pada anak usia di bawah 5 tahun hingga 15 persen. Penyakit yang ditularkan melalui makanan adalah penyebab utama kematian pada negara yang berpendapatan rendah. Kontaminasi pada makanan rentan pada wanita hamil, janin, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu.
Cuci tangan yang benar adalah dengan menggunakan sabun dan dengan air yang mengalir. Beberapa tahun ini Pemerintah Indonesia memang sedang menggalakkan program mencuci tangan dengan sabun. Hal ini berkesinambungan dengan kampanye yang dilakukan oleh PBB guna untuk menekan angka kematian pada balita karena diare dan juga pencegahan terhadap penyakit yang berdampak pada menurunnya kualitas hidup manusia. Mencuci tangan dengan sabun dinilai sebagai tindakan pencegahan sederhana yang dilakukan oleh diri kita sendiri agar terhindar dari penyakit. Seperti Diare, Infeksi saluran pernapasan, Pnemonia (radang paru), Infeksi cacing, infeksi mata dan infeksi kulit.
(cnnindonesia.com)

