Asupan Nutrisi Saat Puasa Ala Puspita Radja Herbal

Saat berpuasa, Sahabat Sehat harus memperhatikan asupan nutrisi dalam tubuh agar tetap
sehat dan bugar. Hal ini disebabkan karena Sahabat Sehat tidak akan makan dan minum
selama lebih dari 12 jam, dan pastinya akan ada perubahan fungsional pada tubuh. Jika tidak
diperhatikan, bukan tidak mungkin tubuh akan terasa lemas dan lesu saat puasa. Pastinya,
berbagai penyakit pun rentan menyerang. Nah, supaya Sahabat Sehat terhindar dari berbagai
serangan penyakit dan tetap lancar saat berpuasa, pastikan Sahabat Sehat memenuhi
kebutuhan tubuh dengan nutrisi yang dibutuhkan saat puasa berikut ini:

Protein

Protein tak hanya berperan untuk mempercepat terbentuknya jaringan otot pada tubuh
Sahabat Sehat. Nutrisi makro ini juga penting sebagai glikogen yang akan dipecah agar tubuh
tetap berenergi, meskipun sedang berpuasa. Sahabat Sehat bisa memilih telur, ayam, atau
ikan daripada daging sebagai menu saat bersantap sahur. Namun, jangan sampai Sahabat
Sehat mengonsumsi banyak garam ya, karena bisa membuat Sahabat Sehat cepat merasa
haus.

Karbohidrat

Nutrisi satu ini juga sangat dibutuhkan tubuh saat berpuasa. Pasalnya, karbohidrat menjadi
sumber energi utama yang akan digunakan oleh tubuh untuk menunjang segala aktivitas
Sahabat Sehat sehari-hari. Kurangnya asupan karbohidrat pada tubuh tentu akan membuat
Sahabat Sehat merasa lesu dan kurang bertenaga. Supaya tidak cepat lapar, Sahabat Sehat
bisa memilih menu sahur berupa karbohidrat kompleks, seperti roti gandum atau oatmeal.

Serat

Rasa kenyang lebih lama juga bisa Sahabat Sehat dapatkan jika mengonsumsi makanan
berserat saat sahur dan berbuka. Hal ini disebabkan karena serat membantu memperlambat
proses konversi karbohidrat menjadi gula. Nutrisi satu ini tak hanya bisa Sahabat Sehat
dapatkan pada berbagai sayur-sayuran, tetapi juga pada beberapa makanan sumber
karbohidrat, seperti beras merah, hitam, atau cokelat. Serat juga baik untuk menurunkan
kadar gula darah dan kolesterol, lho, sehingga tubuh akan terjaga kesehatannya.

Lemak

Lemak juga menjadi nutrisi yang dibutuhkan saat puasa, meskipun kebutuhannya tidak
sebanyak protein atau karbohidrat. Namun Sahabat Sehat tak boleh sembarangan
mengonsumsi makanan berlemak untuk memenuhi kebutuhan tubuhmu. Karena jenis lemak
yang Sahabat Sehat butuhkan adalah lemak baik alias High Density Lippoprotein (HDL).
HDL bisa Sahabat Sehat dapatkan dari makanan seperti ikan, alpukat, biji-bijian, bayam, dan
minyak zaitun.
Sementara itu, Sahabat Sehat perlu menghindari lemak jahat alias Low Density Lippoprotein
(LDL) yang berasal dari makanan seperti daging merah, unggas, produk susu, butter, cream,
minyak kelapa, dan lainnya karena inilah lemak yang memicu berbagai penyakit, mulai dari
hipertensi, obesitas, hingga stroke. Selain itu, makanan berlemak akan membuat Sahabat
Sehat cepat merasa kenyang dan kembali merasa lapar.

Vitamin dan Mineral

Jangan lupa sayur dan buah-buahan ya. Tubuh Sahabat Sehat juga butuh asupan vitamin dan
mineral, dan buah serta sayur adalah sumber terbaik yang bisa Sahabat Sehat dapatkan. Buah
yang mengandung banyak air bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh Sahabat
Sehat, sehingga Sahabat Sehat akan terhindar dari rasa haus selama berpuasa.
Sahabat Sehat juga bisa menutup santap sahur dengan membuat semangkuk salad buah yang
dipadukan dengan yoghurt rendah lemak. Sebaiknya, jangan terlalu banyak mengonsumsi
gula saat sahur, dan hindari konsumsi kafein, karena bisa membuat Sahabat Sehat sulit tidur
dan cepat lelah.

Itu tadi berbagai jenis nutrisi yang dibutuhkan saat puasa agar tubuh tetap sehat dan bugar
meskipun tidak terisi dalam waktu yang lama. Supaya menu sahur Sahabat Sehat lebih sehat
dan lengkap, jangan lupa konsumsi vitamin C, susu, dan madu, atau ketiganya tetapi dalam
rentang waktu yang berbeda.

This entry was posted in Tak Berkategori. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *